Minggu, 28 Juli 2013

Sesawangan

Sesawangan lingganipun sawang mateges mirib, polih pangiring an, lan kadwipurwayang dados sesawangan. Sesawangan tegesipun punapa punapi sane kacingak raris kalawatang ring jeroning kayun, mirib sakadi solah kalih kahanan jadma.
Upami : bangkiangne acekel gonda layu, artinipun anak luh sane bangkiangne langsing.
Conto sane lianan :

Wewangsalan

Wewangsalan mawit saking kruna wangsul, polih pangiring an lan kadwipurwayang. Wewangsalan tegesipun lelampahan saparipolah kalih kahanan jadma, sakadi masasimbing sane sada pedes suksmanipun. Wangsal tegesipun lampah. Wewangsalan puniki kawangun antuk lengkara kalih palet. Lengkara sane rihinan marupa giing indik daging kayun sang ngucap, kewanten kantun ilid suksmanipun. Lengkara sane pungkuran pinaka daging sujati, sane nerangang suksmanipun tur mawirama kalih mapurwakanti (bersajak).
Upami : Delem sangut merdah tualen, medem bangun ngamah dogen.
Conto sane lianan :

Senin, 22 Juli 2013

Gawat, Generasi Muda Bali Kurang Tertarik Bahasa Ibu

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR  -- Generasi muda Bali mulai kurang tertarik dengan bahasa daerah setempat sebagai bahasa ibu dalam pergaulan sehari-hari, sebagai akibat salah satu dampak dari meningkatnya pengaruh global dalam perkembangan pariwisata.
"Generasi muda Bali secara pelan dan pasti tidak tertarik dengan bahasa ibu sehingga bahasa daerah itu bergeser perannya," kata pendiri sekaligus pengelola Museum Seni Lukis Klasik Bali Nyoman Gunarsa di Denpasar, Ahad (7/7).
Ia mengingatkan, jika hal itu tidak diantisipasi sejak dini dikhawatirkan bisa menghancurkan peradaban orang Bali yang selama ini telah dikenal masyarakat internasional.
Lebih-lebih pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak lagi mencantumkan bidang studi bahasa daerah Bali dalam kurikulum mata pelajaran pokok untuk seluruh jenjang pendidikan di Pulau Dewata.
Padahal masyarakat Bali sangat erat hubungannya dengan agama Hindu yang dianutnya serta penciptaan seni budaya Bali, baik seni tabuh, tari Bali, karya sastra, maupun karya kanvas.

Bahasa Bali Kini Tersedia di Google

JAKARTA, KOMPAS.com — Mesin pencari Google menambahkan bahasa Bali pada halaman Google Indonesia, Jumat (15/2/2013). Dengan ini, google.co.id menyediakan pilihan bahasa membaca teks dalam bahasa Indonesia, Jawa, Bali, dan Inggris.
Bahasa Bali merupakan bahasa daerah kedua yang didukung Google setelah bahasa Jawa. Bahasa Bali tersedia di halaman utama google.co.id dan hasil pencariannya. Namun, bahasa Bali tidak akan menjadi salah satu bahasa dalam aplikasi penerjemah Google Translate.
Dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Google menyatakan bahwa penerjemahan ke bahasa Bali dilakukan pada bulan Maret sampai April tahun 2012, yang bekerja sama dengan Yayasan Dwijendra dan BASAbali.org.
Sebanyak 45 mahasiswa beserta ahli bahasa dari Universitas Udayana, Yayasan Dwijenda, serta Balai Bahasa juga membantu proses penerjemahan ini.
"Ini adalah kemajuan luar biasa bagi masyarakat Bali sebagai bagian dari alam semesta bahasa dan kami berharap akan membantu mengembangkan bahasa Bali, khususnya di kalangan anak muda masa kini yang suka menggunakan internet dan teknologi informasi lainnya," kata Windhu Sancaya, kepala ahli bahasa untuk BASAbali.org.

Bahasa Bali Mata Pelajaran Wajib di Bali

DENPASAR, KOMPAS.com - Bahasa Bali menjadi mata pelajaran wajib untuk proses belajar-mengajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Pulau Dewata.
"Masuknya bidang studi bahasa daerah Bali didasari atas ketentuan kurikulum yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Kepala Biro Humas Pemprov Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Sabtu.
Seluruh jenjang pendidikan di Bali mulai dari SD, SMP, SMA, SMK kini masih berlaku kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi.
"Jika dicermati, dalam ketentuan KTSP berdasarkan Perkendikmas Nomor 22 tahun 2006, sangat jelas bahwa mata pelajaran bahasa daerah juga tidak ada dalam struktur kurikulum KTSP. Mata pelajaran bahasa daerah masuk dalam katagori muatan lokal, yang merupakan kewenangan daerah," ujar Ketut Teneng.
Pembelajaran bahasa Bali dilaksanakan berdasarkan surat edaran Gubernur Bali yang mewajibkan setiap sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah untuk mengajarkan Bahasa Daerah Bali dua jam pelajaran per minggu.

Warga AS Lestarikan Bahasa Bali Lewat Perangkat Lunak

Alissa Stern, akademisi asal AS yang meluncurkan perangkat lunak pengajaran Bahasa Bali. (VOA/Muliarta)

Tanda - Tanda Komputer Anda Terserang Virus

Setiap perangkat memiliki risiko terinfeksi virus, termasuk PC. Seringkali melalui koneksi internet pihak tidak bertanggung jawab menyebarkan virus-virus berbahaya (malware) ke PC Anda. Meskipun Anda sudah menggunakan anti virus sebagai tindakan perlindungan, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa PC Anda masih bisa terinfeksi virus.
Ya, masalahnya tidak semua pengguna menyadari akan hal tersebut. Seperti apa gejala yang muncul bila PC Anda terjangkit virus? Okezone merangkum enam gejala yang perlu diwaspadai oleh netizens (pengguna internet), seperti dilansir Dgitaltrends, Senin (24/6/2013):
Iklan Pop-up
Seringkali ketika Anda membuka berbagai situs online, berbagai iklan melalui jendela baru akan bermunculan. Misalnya, memberitahu bahwa Anda merupakan pengunjung situs kesekian dan mendapat hadiah dengan cara klik jendela tersebut untuk mengklaim hadiah tersebut. Secara tidak langsung melalui cara inilah komputer dapat terinfeksi virus.
Untuk menghilangkan virus, Anda bisa menggunakan Spybot Search & Dstroy (gratis) atau Malwarebytes Virus Removal (USD25 atau Rp24 ribuan).
Pembajakan Akun dan Pesan Tak Terkirim
Apabila komputer terinfeksi virus, maka ia menyerang piranti lunak dalam perangkat sebanyak mungkin. Akibatnya, tidak jarang Anda tidak dapat mengakses email, IM dan akun media sosial. Bahkan, dalam beberapa kasus virus tersebut mampu mengirim pesan malware dari akun Anda ke semua kontak yang terintegerasi dengan PC Anda.